Monday, October 3, 2011

september SINDORO


satu lagi gunung di jawa tengah gw daki. sebenernya agak males ke gunung jawa tengah, krn dari beberapa perjalanan sebelumnya ke gunung merbabu, gunung slamet..selalu kena hujan. selain itu karakter gunung jawa tengah juga rata2 sulit air. tapi berhubung belum pernah ke sindoro..akhirnya dibulatkan tekad untuk mencoba gunung yg satu ini. apalagi banyak teman yg ternyata berminat utk ikut.  

sabtu 24 september


jam 6.15 : setelah menempuh 10 jam perjalanan dari pool bus malino di pulogadung..sampai juga di kota wonosobo disambut langit yg mendung. sempet hopeless pas liat langit yg mendung gitu..tapi krn sudah sampai wonosobo ya pasrah aja. di terminal sendiri sudah berkumpul peserta2 lain, total ada 17 orang..beberapa baru gw kenal juga..malah ada yg baru pertama kali naik gunung. setelah bersih2, repacking, dan sarapan sekedarnya akhirnya jam 8 berangkat dengan bus 3/4 yang sebelumnya udah dipesen sama yomi. bus akan menuju desa sigedang karena pendakian akan dimulai dari perkebunan teh tambi. kenapa kita pilih jalur tambi? ya berdasarkan catper dari pendaki lain..jalur tambi ini dibilang lebih cepat utk sampai ke puncak sindoro dibanding jalur kledung.

gak lama, sekitar jam 9 sudah masuk ke desa sigedang, tadinya mau berhenti sebentar untuk minta ijin ke juru kunci, tapi supirnya ga tau..ya udah langsung bablas. memasuki daerah perkebunan tambi, jalanan masih aspal halus dan lebar. di beberapa titik ada pos utk petani teh. setelah melewati bangunan putih spt basecamp sempat masuk ke perkampungan warga lagi. akhirnya kita suruh supir berhenti utk tanya ke penduduk kampung. ternyata benar jalur pendakian sudah lewat. jalurnya sendiri berupa tikungan ke kanan dari jalan aspal sebelum bangunan putih yg tadinya gw kira basecamp. jalurnya tanah berbatu seukuran mobil shg masih bisa dilewati bus. tadinya supir bus cuma mau nganter sampai jalan aspal tapi setelah ngobrol dgn penduduk lokal, akhirnya dia mau masuk sampai pos 1 tapi  dgn syarat nambah uang lagi :-)


jam 9.30 pendakian dimulai melewat jalan berbatu yang masih bisa dilewati mobil, kurang lebih 500m ketemu jalan buntu dan kebun teh berakhir disini. terpaksa kita melanjutkan perjalanan melewati jalur semak semak. kurang lebih 15-20 menit gw liat di sebelah selatan ada beberapa temen lewat jalur yg berbeda. memang kira kira 200 meter sebelum jalan buntu ada jalur naik ke atas berupa tanah yg cukup terbuka. 

gak lama ketemu pencari kayu yg bikin panik krn dia bilang kita salah jalur.."kalo diterusin bakal masuk hutan timur..bukan ke puncak". tapi setelah kita tanya tanya lagi..selama kita ambil arah selatan nanti juga bakal ketemu dengan jalur ke puncak.

jam 10.53 sampai di pohon besar yg mencolok sendirian ditengah dataran gersang. disini jalur yg gw ambil tadi ketemu dengan jalur selatan. tandanya ada batu besar penuh coretan pendaki.

jam 11.20 - 12.30 : setelah break makan siang, perjalanan dilanjutkan melewati tanjakan yg makin terjal. jalurnya campuran, kadang batu batu, kadang tanah berdebu tapi ada juga jalur disampingnya melewati rumput. jalurnya cukup jelas, semakin ke atas vegetasi makin jarang dan kebanyakan berupa pohon pohon pendek. untungnya makin tinggi udara juga gak terlalu panas..jadi air juga masih bisa dihemat.

15.30: setelah beberapa kali nyaris putus asa karena gak nyampe nyampe ke  puncak, akhirnya sampai juga ke tanah lapang..pertanda sudah sampai ke area puncak. jadi total kurang lebih 6 jam sejak dari pos 1. lumayan cepet lah dibanding gunung gunung lain. seperti sudah banyak ditulis di catper catper lain, kawasan puncak sindoro ini cukup luas. ada dataran pasir seluas lapangan bola yg disebut segara wedi. di kejauhan arah barat nampak gunung slamet dengan asapnya yg mengepul. bila naik sedikit akan sampai di pinggiran kawah sindoro dan bila berjalan mengelilingi kawah ke arah timur akan bisa melihat gunung sumbing, gunung merbabu, merapi dan ungaran.

setelah berkeliling akhirnya kita mutusin untuk nenda di area yg diapit celah dengan view pas ngadep gunung sumbing. pertimbangannya supaya terhalang dari angin..dan memang malamnya tiupan angin sangat kencang sampe berkali kali menggoyang tenda.

setelah tenda terpasang sempat menikmati view sunset dengan pemandangan gunung slamet yg tampak kecil di kejauhan. nice view.


minggu 25 september

05.00 - 07.00 : saatnya menikmati sunrise..ditemani angin pagi yg sangat dingin. setelah kemarin nampak gunung merapi merbabu..pagi ini nampak lagi satu gunung di arah timur laut..ternyata itu gunung ungaran yg waktu sore kemarin ga keliatan krn terhalang kabut. pagi ini juga gunung sumbing keliatan utuh setelah sore kemarin cuma keliatan puncaknya doang. Subhanallah lah pokoknya pemandangan pagi ini.

08.00 : setelah sarapan, packing, foto foto keluarga...akhirnya kita turun lewat jalur kledung. jalurnya ke arah timur..ke arah gunung sumbing. dari awal sudah keliatan jalurnya siksaan banget..berupa batu batu tajam. meskipun turunan tapi cukup nyiksa dengkul..karena kena tekanan batu batu keras. mataharinya cerah tapi angin kencang sekali dan dingin..lumayan lah menghindari haus. di beberapa bagian kita sempet liat bekas bekas kebakaran bahkan sebagian masih ada apinya.

menurut gw sih jalur dari puncak sampai pos 3 itu bener bener jalur neraka. jalurnya kalau gak batu batu keras..ganti dengan jalur tanah licin yg rawan bikin kepleset. pos 3 nya sendiri kecil..mungkin cuma muat 4-5 tenda. sepanjang jalur juga tidak ada sumber air.

10.00 setelah melewati jalur yang terbuka..sampai juga akhirnya di hutan yg cukup rindang. mulai dari sini (pos 2 sampai pos 1) jalur juga cukup landai. di pos 1 sempet ketemu banyak polisi hutan yg sedang menyelidiki kebakaran hutan. untungnya kita ga termasuk tersangka karena sudah kita jelasin rute pendakian kita.

11.15 sampai ke batas ladang tembakau. disini ada beberapa petani yg nawarin jasa ojek. krn sudah males jalan..ya ngojeklah gw seharga 10 ribu sampe base camp kledung.

11.30 sampai base camp kledung. total waktu 3,5 jam dari puncak. basecampnya rada parah ya..karena sulit air. daerah sekitarnya ternyata  juga sama. selain susah air..tempat makan spt warung nasi gitu juga hampir gak ada.

cerita tidak segera berakhir krn rombongan ga semua turun dlm waktu yg bersamaan. cuaca yg sangat panas juga membuat beberapa orang sempet kehabisan air. kurang lebih jam 14.00 semua peserta udah kumpul di basecamp, menyisakan 3 orang ( imam,hendra,key) yg agak telat sampe 16.30 karena key agak kecapean.

17.15 setelah kejar kejaran dengan waktu karena nunggu imam-hendra-key, akhirnya berhasil juga dapet bus pulang ke jakarta. padahal tadinya sudah rencana mau naik sinar jaya eh gak kesampaian karena busnya sudah berangkat jam 17.00. akhirnya dibeliin tiket bus DMI. pas lihat busnya sempet kawatir..jangan jangan nanti ngetem melulu..krn busnya ekonomi, tapi ternyata dugaanku salah. bus DMI ini satu keluarga dgn sinar jaya dan cukup tepat waktu. jam 5 pagi keesokan harinya sudah masuk pool sinar jaya di cibitung.



penutup :

Alhamdulillah ke Allah SWT yg selalu melindungi dan melancarkan perjalanan.

Terima kasih ke semua peserta: tim AW (dwie,imam,arif), tim bandung (nadya,preth,andreyaz), tim argopuro-sigit, tim kaskus (omat,andri) , anak2 baru (ulfa,key,ananta,hendra,oman,coki,yomi)

notes :

- untuk memulai pendakian sindoro memang lebih baik lewat jalur tambi. selain lebih pendek, jalurnya juga cukup jelas.

- kekurangan jalur tambi adalah selepas pos 1 tidak ada tanah lapang lagi yg cukup buat mendirikan tenda. kalaupun muat paling cuma untuk 1 tenda. beda dengan jalur kledung yg masih banyak ditemukan tanah lapang utk mendirikan tenda.

- baik jalur tambi maupun jalur kledung sama sekali tidak ada sumber air sehingga perlu membawa bekal air yg cukup. paling gak 4 aqua sedang ( 2 utk naik dan 2 utk turun)..plus air untuk masak.